Kenapa orang-orang lebih membanggakan otot, semakin berotot malah dikira semakin laki atau jantan, hanya menilai dari otot?

Persepsi bahwa otot yang besar dan kuat adalah tanda kejantanan atau kelelakian berasal dari stereotip maskulin yang telah terbentuk dalam budaya kita. Budaya sering mengasosiasikan kekuatan dan keberanian dengan kejantanan, dan otot besar dan kuat dianggap sebagai simbol fisik dari kekuatan dan keberanian tersebut.

Selain itu, media sering menampilkan gambar-gambar pria berotot dalam iklan dan film, memperkuat persepsi bahwa kejantanan dan kekuatan terkait dengan otot yang besar dan kuat. Hal ini dapat membuat orang merasa bahwa memiliki otot yang besar dan kuat adalah tanda kejantanan yang diinginkan.

Namun, penting untuk diingat bahwa definisi kejantanan dan kelelakian seharusnya tidak hanya dilihat dari fisik semata. Ada banyak hal yang lebih penting dalam menentukan seseorang sebagai pria atau wanita, seperti kepribadian, kemampuan intelektual, emosi, moral, dan banyak lagi. 

Selain itu, memiliki otot yang besar dan kuat tidak selalu berarti sehat atau memiliki kemampuan fisik yang baik. Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya menilai seseorang dari tampilan fisiknya saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Plisss...
Jangan nyepam (spam), jangan promosi (apapun itu), jangan SARA, jangan OOT...

Mohon kerja samanya, berikan komentar yang berbobot dan bermanfaat bagi semua... ^^

Artikel Unggulan

Abses Gigi Sembuh Sendiri? Bisa Sih… Tapi Nanti Zombie Gigimu Bakal Balik Lagi!

"Bayangin: lo punya bom waktu di mulut, tapi lo cuek karena mikir, 'Ah, ntar juga ilang sendiri.' Eh, besoknya pipi lo bengkak ...

Paling Populer dalam Sebulan