Monday, July 12, 2010

Array Dalam PHP



Array digunakan untuk mengidentifikasi variabel yang memiliki jumlah data yang lebih dari satu, tetap memiliki nama variabel yang sama.

Membuat dan Membaca Data Array


Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuat data array dalam program PHP. Cara yang pertama adalah memasukkan nilai dari array itu secara langsung seperti pada contoh berikut :

<?
$nama[0]="Doraemon";
$nama[1]="Nobita";
$nama[2]="Sizuka";
$nama[3]="Giant";
$nama[4]="Suneo";

echo "Nama nama tokoh dalam kartun Doraemon adalah :<ul>";
for($i=0; $i<=4; $i++){
    echo "<li>$nama[$i]</li>";
}
echo "</ul>";
?>




Array Doraemon.jpg


Cara yang kedua adalah menggunakan fungsi array() seperti berikut ini :

<?
$nama=array("Doraemon","Nobita","Sizuka","Giant","Suneo");

echo "Nama nama tokoh urutan pertama adalah $nama[0] dan urutan terakhir adalah $nama[4]";
?>




Array Cara kedua.jpg


Beberapa fungsi lain yang berkaitan dengan pembacaan data array adalah :

Fungsi
Keterangan
key()
Digunakan untuk mengetahui angka indeks pada posisi pointer aktuf saat diakses.
current()
Digunakan untuk mengetahui nilai array pada posisi pointer aktif.
next()
Digunakan untuk menaikkan pointer ke data array berikutnya.
prev()
Digunakan untuk kembali ke data array sebelumnya.
end()
Digunakan untuk meletakkan pointer pada posisi akhir array.
reset()
Digunakan untuk meletakkan pointer pada posisi awal array.


Menambah Isi Data Array


Untuk menambahkan isi dari sebuah data Array, digunakan fungsi array_push(). Penggunaan fungsi tersebut memungkinkan isi data array bisa disusun dengan susunan baru.
Contoh dalam script :

<?
echo "<b>Menambahkan data pada Array</b><br>";

$nama=array("Doraemon","Nobita","Sizuka","Giant","Suneo");
echo "Urutan array yang asli \$nama=array(\"Doraemon\",\"Nobita\",\"Sizuka\",\"Giant\",\"Suneo\");";
echo "Urutan array setelah ditambah";

array_push($nama,"Dekisugi","Doremi");
for($i=0; $i<=6; $i++){
    echo "<br>$i : $nama[$i]";
}
?>




Menambahkan Data Array.jpg



Menggabung Data Array


Data pada array dapat digabung dengan beberapa array sekaligus. Untuk menggabung array, kita bisa menggunakan fungsi array_merge(). Berikut contohnya :

<?
$browser1=array("Firefox","Chrome","Opera");
$browser2=array("Safari","Flock","Internet Explorer");
$gabung_browser=array_merge($browser1,$browser2);

echo "Browser yang sering dipakai adalah :<ul>";
for($i=0; $i<=count($gabung_browser)-1; $i++) {
    echo "<li>$gabung_browser[$i]</li>";
}
echo "</ul>";
?>




menggabung array.jpg



Menghapus Isi Array


Untuk menghapus isi data array pertama, kita dapat menggunakan fungsi array_shift(). Berikut adalah contohnya :

<?
$hapus_array=array("Firefox","Chrome","Opera");
echo "Isi dari array :<ul>";
for($i=0; $i<=count($hapus_array)-1; $i++) {
    echo "<li>$hapus_array[$i]</li>";
}
echo "</ul>Isi data array setelah dihapus :<ul>";
$hasil=array_shift($hapus_array);
for($i=0; $i<=count($hapus_array)-1; $i++){
    echo "<li>$hapus_array[$i]</li>";
}
echo "</ul>";
?>


Hasilnya :



Hapus Array.jpg



Mengurutkan Data Array


Dalam bahasa pemrograman PHP, terdapat fungsi yang digunakan untuk mengurutkan isi data array. Fungsi yang digunakan adalah sort() dan berikut adalah contoh dalam script PHP :

<?
$huruf=array("G","B","D","A","C","F","E","H");
sort($huruf);
echo "Huruf urut :<ul>";
for($i=0; $i<=count($huruf)-1; $i++){
    echo "<li>$huruf[$i]</li>";
}
echo "</ul>";
?>




Urut Array.jpg



Memotong Dan Menggabung Elemen Array


Sebagian isi dari sebuah array dapat dipotong atau diambil dengan menggunakan fungsi array_slice(). Sedangkan untuk menggabungkan data array menjadi satu dapat menggunakan fungsi array_merge(). Untuk format penulisannya adalah :
array_slice(variabel,offset,length)
  • variabel
    Adalah variabel array yang datanya akan dipotong
  • Offset
    Apabila parameter ini bernilai positif, maka pengambilan/pemotongan akan dimulai dari awal elemen, namun apabila negatif maka pengambilan/pemotongan dimulai diakhir elemen.
  • length
    Apabila bernilai positif, maka yang diambil adalah jumlah dari elemen namun apabila bernilai negatif, maka pemotongan diakhiri dengan sejumlah elemen akhir sebesar parameter length. Namun apabila parameter length tidak dideklarasikan, maka pemotongan akan diambil sampai dengan element yang terakhir.
Untuk menggabung array format penulisannya adalah :
array_merge(array1,array2,...)

Contoh dalam script adalah :

<?
$data=array("a","b","c","d","e","f");
echo "\$data=array(\"a\",\"b\",\"c\",\"d\",\"e\",\"f\");";

$potongan_pertama=array_slice($data,4);
$potongan_kedua=array_slice($data,2,-1);

echo "<br>Hasil potongan yang pertama adalah : ";
for($a=0; $a<=count($potongan_pertama); $a++){
    echo "$potongan_pertama[$a]";
}

echo "<br>Hasil potongan yang kedua adalah : ";
for($b=0; $b<=count($potongan_kedua); $b++){
    echo "$potongan_kedua[$b]";
}

$gabung=array_merge($potongan_pertama,$potongan_kedua);
echo "<br>Hasil gabungan keduanya adalah : ";
for($c=0; $c<=count($gabung); $c++){
    echo "$gabung[$c]";
}
?>




Potong Gabung Array.jpg



*.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*





Visit Wahyudi Blog !