Aturan pengelupasan kulit wajah

Waspadai Kulit Menipis Akibat Chemical Peeling
Mengelupas kulit wajah ada aturannya. Jika tidak, lapisan kulit justru jadi rusak.


Pengelupasan kulit atau biasa disebut peeling adalah sebuah upaya untuk membantu regenerasi kulit serta membersihkan sisa kotoran di dalam pori-pori kulit. Namun, terlalu sering melakukan peeling apalagi memakai bahan kimia, disebut-sebut akan membuat kulit kita semakin tipis. Benarkah?

"Itu memang betul. Peeling adalah pengelupasan yang bertujuan mengelupas kulit mati. Tapi jika peeling terlalu sering dilakukan, kulit yang tidak mati pun akan ikut terkelupas sehingga kulit kita makin tipis," kata dr. AAGP Wiraguna SpKK, dosen di Universitas Udayana.

Oleh karena itu, kaum wanita hendaknya mempertimbangkan beberapa hal sebelum menempuh peeling. Bukan berarti kita harus menjauhi peeling, tapi pemakaiannya harus tepat. Sebagai contoh, lanjutnya, orang yang kulitnya kusam dan tebal bisa saja menempuh peeling. Tetapi jika kulit kita sudah tipis sebaiknya hindari pengelupasan kulit.

Peeling sendiri ada dua jenis, yaitu chemical peeling atau pengelupasan kulit yang menggunakan bahan kimia, dan peeling secara fisik atau yang dikenal dengan mikrodermabrasi.

Mengutip sumber lain, mikrodermabrasi adalah peremajaan kulit secara fisik yang dilakukan dengan menggosokkan secara lembut bahan bertekstur di permukaan kulit. Tujuannya adalah membuang sel kulit mati. Dengan pengelupasan kulit mati ini, maka penyerapan krim dan vitamin kulit akan lebih maksimal.

Sedangkan chemical peeling berbeda lagi. "Bahan chemical peeling bersifat asam, bisa membuat kulit mudah terkelupas dan iritasi. Jika peeling ini terlalu sering dilakukan, maka lapisan-lapisan pertahanan kulit yang ada di atas kulit juga akan ikut hilang," kata dokter yang berpraktik di Denpasar ini.

Chemical peeling yang dilakukan terlalu sering akan membuat kulit menjadi sensitif. Akibatnya, begitu terkena sinar matahari atau tersentuh, kulit wajah menjadi memerah dan cepat meradang.

Oleh karena itu, lanjut Wiraguna, sebaiknya jangan terlalu sering peeling dengan bahan kimia. "Kulit tidak hanya menjadi sensitif tapi juga makin tipis lantaran terkelupas terus," tambahnya.

Menurut dia, orang yang memiliki kulit wajah kusam dan tebal tetap bisa melakukan chemical peeling sebulan sekali. "Namun jika kulitnya sudah bagus, kurangi peeling. Rawat saja menggunakan produk yang tidak bersifat menipiskan kulit," jelasnya.

Sebagai gantinya, kata Wiraguna, bisa menggunakan krim yang berfungsi memelihara kulit untuk membuat kulit cerah. Pakailah kosmetik yang tidak menimbulkan penipisan pada kulit, tapi justru membuat kulit sehat dan terhindar dari penuaan.

Tips untuk melakukan perawatan kulit secara aman, yakni membersihkan wajah sesuai jenis kulit. Jika kulit cenderung kering, gunakan pelembab dan pelindung matahari (tabir surya). "Bagi yang kulitnya sensitif, gunakan krim yang tidak membuat iritasi dan yang mengandung antioksidan demi melawan radikal bebas serta menghambat proses penuaan," tandasnya.
-Marmi Panti Hidayah-



 *.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*






Visit Wahyudi Blog !


1 komentar:

Plisss...
Jangan nyepam (spam), jangan promosi (apapun itu), jangan SARA, jangan OOT...

Mohon kerja samanya, berikan komentar yang berbobot dan bermanfaat bagi semua... ^^

Artikel Unggulan

Panduan Makan Sehat bagi Generasi Z: Tips Mudah untuk Menjaga Energi dan Kesehatan

Menjaga Kesehatan dan Energi saat Berlatih: Nutrisi Penting untuk Atlet Generasi Z Gaya hidup aktif dan olahraga merupakan hal yang sangat p...

Paling Populer dalam Sebulan