Pernah gak kebayang kalau ternyata bumi yang kita tinggali ini hidup...?
Saya yakin diantara kita sekalian ada yang setuju dengan pernyataan saya, juga ada yang tidak setuju tentunya... atau malah bingung karena baru dengar kali pertama ini....????

Langsung aja cekidot...
Spoiler for Rumusan pertama:
Secara keseluruhan, bumi terbagi menjadi empat aspek yaitu; atmosphere (udara), hydrosphere (air), lithosphere (batuan solid) dan biosphere (kehidupan organik).

Spoiler for gambarnya:

Spoiler for video-nya:




Spoiler for Rumusan kedua:
Seperti yang terlihat di video bumi tidak polos dan rata seperti bola melainkan memiliki permukaan yang tidak rata. Cekidot.

Spoiler for gambarnya:

Terlihat adanya gunung, laut, tebing, jurang danau sungai, dsb

Di Bumi dataran tinggi dan dataran rendah bukanlah suatu hal yang merusak wajah bumi. malainkan keadaan inilah yang menjadikan bumi kita tetap stabil untuk berputar pada garis edar atau porosnya.


Spoiler for Rumusan ketiga:
Bumi senantiasa bergerak

Spoiler for gambarnya:

Spoiler for video-nya:


Bumi adalah sebuah bola batu yang tertutup oleh air dan dibungkus oleh lapisan gas yang tipis. Kira-kira 280-225 juta tahun lalu semua benua masih tergabung dalam satu daratan yang sangat luas yang disebut dengan Pangea. Lalu sekitar 200 juta tahun yang lalu pangea terbelah menjadi dua yakni Gondwanaland dan Laurasia.
  • Gondwanaland kemudian terbelah membentuk benua afrika, antartika, australia, Amerika Selatan, dan sub benua India.
  • Sedangkan Laurasia terbelah menjadi Eurasia dan Amerika Utara. Pada saat benua ini terbelah-belah beberapa samudera baru muncul di sela-selanya.


Nih teorinya:
Spoiler for Teori:

Spoiler for lapisan bumi:
Berdasarkan penyusunannya, lapisan bumi terbagi atas litosfer, astenosfer, dan mesosfer.
  • [Litosfer adalah lapisan paling luar bumi yang memiliki ketebalan kira-kira 100 km dan terdiri dari kerak bumi dan bagian atas mantel. Litosfer terpecah ke dalam beberapa lempeng tektonik (lempeng benua dan lempeng samudera) yang saling bersinggungan satu dengan lainnya.
  • Astenosfer biasa dikenal dengan lapisan yang terletak di bawah litosfer dengan ketebalan sekitar 2.900 km berupa material cair kental dan berpijar dengan suhu sekitar 3000º C. Astenosfer merupakan campuran dari berbagai bahan yang bersifat cair, padat dan gas dengan suhu tinggi.
  • Mesosfer adalah lapisan udara ketiga, di mana suhu atmosfer akan berkurang dengan pertambahan ketinggian hingga ke lapisan keempat, termosfer. Udara yang terdapat di sini akan mengakibatkan pergeseran berlaku dengan objek yang datang dari angkasa dan menghasilkan suhu yang tinggi. Kebanyakan meteor yang sampai ke bumi biasanya terbakar di lapisan ini. Mesosfer terletak di antara 50 km dan 80-85 km dari permukaan bumi,dimana suhunya berkurang dari 290 K hingga 200 K (18º C hingga-73º C). Antara lapisan Mesosfer denganlapisan atermosfer terdapat lapisan perantara yaitu Mesopause.


Spoiler for pergerakan lempeng:
Lempeng lempeng tersebut bergerak satu sama, dengan kecepatan yang berbeda-beda, yaitu sekitar 2-7cm/tahun

Pergerakan lempeng ini terjadi akibat adanya penjalaran arus panas dari inti bumi ke mantel bumi yang disebut dengan arus konveksi. Pergerakan lempeng ini tidak dapat kita rasakan. Selain itu terjadi pula interaksi yang menyebabkan kejadian-kejadian geologi seperti pembentukan gunungapi, gempabumi, pembentukan batuan, dll.

Ada enam lempeng besar gan, yaitu :
1. Lempeng Eurasia,
2. Lempeng Amerika Utara,
3. Lempeng Amerika Selatan,
4. Lempeng Afrika,
5. Lempeng Pasifik, dan
6. Lempeng Indo-Australia.

Lempeng-lempeng tersebut bergerak saling mendekat dan menjauh.
Antara satu lempeng dengan lempeng lainnya yang berdampingan akan terjadi interaksi pada batas lempengnya.

Spoiler for Interaksi lempeng:
Tiga interaksi lempeng yaitu: Divergen, Konvergen dan Transform
  • Divergen terjadi apabila dua buah lempeng atau lebih saling menjauh.
  • Sementara Konvergen terjadi ketika dua buah lempeng saling mendekat. Proses Konvergen akan mengakibatkan tabrakan atau tumbukan diantara lempeng-lempeng yang dikenal sebagai Subduksi dan Kolisi
    • Subduksi terjadi ketika ada interaksi antara lempeng samudra dengan lempeng samudra, atau antara lempeng samudra dengan lempeng benua dimana dalam proses yang terakhir ini akan menyebabkan lempeng samudera akan menunjam kebawah lempeng benua karena berat jenis lempeng samudera lebih berat dari lempeng benua.
    • Sementara Kolisi terjadi apabila lempeng benua bertemu dengan lempeng benua. Karena keduanya memiliki berat jenis yang ringan, maka lempeng tersebut tidak ada yang tertunjam. Proses ini mengakibatkan pembentukan pegunungan lipatan yang biasanya sangat tinggi.
  • Sedangkan Transform terjadi apabila dua lempeng yang saling berpapasan atau bersinggungan. Biasanya batas ini terjadi karena batas konvergen yang tidak lurus.



Spoiler for Rumusan keempat:
Semua benda langi termasuk Bumi itu berputar pada garis edarnya.

Spoiler for gambarnya:

Spoiler for Bumi mengelilingi Matahari:
Spoiler for Satu Galaxy berputar:

Spoiler for 100 Galaxy:

Bagaimana Bumi Bisa Dikatakan Hidup
Spoiler for Perhatikan ini:
Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.

Terdapat sekitar 200 milyar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet, dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti. Selama jutaan tahun, masing-masing seolah “berenang” sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya.

Karna Bumi berputar dan juga mengelilingi matahari, maka keadaan fisik bumi pun harus terus stabil agar putarannya tetap seimbang dan tidak keluar dari garis edarnya pada saat mengelilingi matahari. Jadi Bumi senantiasa bergerak itu adalah bentuk survive (perjuangan)-nya untuk terus dapat bertahan hidup.
Gerakan bumi = berjuang untuk terus hidup
Maksudnya adalah agar fisik bumi selalu sehat dan dalam keadaan stabil.

Kapan dan bagaimana Bumi akan mati??

Pada saat bumi tidak lagi stabil maka putaran pada dirinya mulai tidak seimbang. Karna ketidak seimbangan dirinya maka Bumi tidak mampu fokus untuk mengelilingi matahari pada porosnya atau garis edarnya. Jika benar demikian berarti bumi akan menabrak benda langit lainnya sehingga terjadilah seperti gambaran berikut :
Spoiler for gambarnya:

Spoiler for Planet Bertabrakan:


Spoiler for Galaxy Bertabrakan:


Kalau sudah bertabrakan antara bumi dengan benda luar angkasa lainnya maka dapat diperkirakan bahwa benda langit lain yang tertabrak pun juga akan menabrak lainnya, Maka yang terjadi hancurlah bumi (inilah kematian bumi) sekaligus juga dengan mahluk yang ada di dalamnya.

Karna bumi kita juga tidak mau hidup sia-sia Alhasil, bumi mengambil keputusan untuk...
Spoiler for Keputusan Bumi:

Bahkan Bumi tega mengorbankan jutaan jiwa manusia. Menenggelamkan tempat tinggal mereka. Tujuannya adalah untuk mengobati lukanya, seperti (isi bumi yang diambil, permukaan bumi yang diambil, isi lautan yang diambil dan dataran yang tak di jaga) yang mengakibatkan perubahan pada fisiknya. maka dia korbankan pulalah sejumlah manusia, binatang, tumbuhan dan bangunan untuk mengembalikan keseimbangannya.. untuk nya dan kehidupan yang ada di dalamnya.

Spoiler for Kesimpulan:

Jadi segala bentuk bencana alam sebenarnya adalah cara Bumi berkomunikasi dengan mahluk hidup di dalamnya.

Bumi ingin menyatakan pembelaan bahwa dia juga masih ingin hidup.
Bumi juga berpesan agar manusia tetap menjaga alam.
Demi dirinya dan mahluk hidup di dalamnya.

Jadi gempa bumi, gunung meletus, tsunami, banjir, tanah longsor, semburan minyak, semburan lumpur, dsb jangan selamanya disebut sebagai bencana, karna di satu sisi bumi menyelamatkan mahluk hidup di daerah lainnya.

Kenapa demikian?
Jawabannya simpel ... karena bumi adalah planet yang didiami oleh mahluk hidup lainnya.....

Contoh:
Hutan yang semula rimbun dengan pepohonan kemudian ditebang oleh manusia untuk kepentingan mereka tanpa adanya reboisasi (penghijauan kembali) Dataran yang semula hamparan mendapat beban bangunan-bangunan tempat tinggal manusia. Isi perut bumi diambil (batubara, nikel, besi,dsb) pokoknya hasil tambang deh begitu pula dengan lautan. Secara akal sehat mestinya kita tau kan kalo sudah demikian pasti kondisi fisik bumi tidak sehat (cacat). Kalau kita dalam keadaan yang tidak sehat (sakit) apakah kita akan setabil dalam berjalan.

BERARTI SEMUA BENDA LANGIT YANG BERPUTAR = HIDUP
Bumi bisa bergerak, berjalan, berinteraksi juga berkomunikasi. Ini ciri-ciri Hidup bukan?



*.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*






Visit Wahyudi Blog !

Sumber