Tips membeli laptop bekas

Anggaran terbatas buat beli laptop baru?
Beli yang bekas pun tak apa,
tapi simak dulu kiatnya.
Terkadang keinginan yang kerap timbul berbanding terbalik dengan keadaan kita saat ini. Misalkan saat kita ingin membeli sebuah komputer / laptop, kita pasti menginginkan sebuah komputer / laptop dengan kualitas dan performa yang lebih namun untuk memilikinya kita harus mengeluarkan biaya ekstra.


Bagi sebagian orang hal tersebut tidaklah menjadi sebuah masalah, namun bagi kita yang berkatung pas pasan, mungkin akan berpikir "yah... sabar, mungkin lain waktu bisa beli yang seperti itu... bukan rejeki".

Atau mungkin disaat yang mendesak karena suatu keadaan entah itu urusan pekerjaan, kuliah, kita diharuskan untuk membeli laptop namun disisi lain kita belum punya biaya yang cukup untuk membeli laptop yang bagus. Tapi tenang, jika kebutuhan sudah mendesak, pasti ada alternatif. Bursa jual beli online dan toko komputer biasanya menawarkan komputer bekas, termasuk laptop, dengan berbagai kondisi dan spesifikasi. Jika kita jeli, kita pasti akan mendapatkan laptop berkualitas dengan harga miring.

Berikut adalah beberapa kiat kiat membeli laptop bekas :

1. Tanyakan garansi
Banyak orang orang yang menjual laptop mereka karena berbagai alasan, misal karena karena butuh uang, bosen, spesifikasi tidak sesuai dengan kebutuhan atau bisa juga karena ingin membeli produk laptop terbaru sehingga dia menjual laptop lamanya.

Kalau kita memutuskan untuk membeli laptop bekas sebaiknya belilah laptop bekas yang masih bergaransi (Jika memang masa garansi menjadi faktor yang amat penting), tanyakan juga pada penjualnya apakah garansi yang ada itu garansi toko atau garansi distributor resmi...? Periksa juga kartu garansinya.
Sebagian merek menyediakan fasilitas pengecekan garansi di website resmi, seperti merek Lenovo dan Apple.

Atau kita dapat mencari beberapa tipe laptop bisnis karena laptop bisnis biasanya memiliki masa garansi 3 tahun. Saya sarankan sebaiknya membeli laptop bekas dengan sisa masa garansi sekurangnya 3 bulan. Hanya untuk berjaga jaga kalau terjadi hal hal yang tidak diinginkan sehingga kita tidak rugi.


2. Periksa layarnya
LCD Laptop adalah salah satu komponen yang paling mahal. Jadi periksalah dengan saksama untuk mengetahui apakah ada cacat di layar laptop yang akan dibeli.
Gak lucu kan kita beli laptop pas di coba dirumah ternyata layar LCD nya rusak karena tidak kita periksa dahulu waktu membelinya. Lebih parah lagi kalau toko melakukan kebijakan "Barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau dikembalikan."
Tips :
  • Ganti wallpaper ke warna hitam polos dan cari titik yang berwarna selain hitam.
  • Selanjutnya ubah wallpaper ke putih polos dan cari titik hitam atau titik berwarna selain putih.
  • Perhatikan juga apakah ada garis di layar yang tidak hilang.
Jika ada cacat pada layar, sebaiknya pilih unit yang lain mengingat penggantian layar lumayan mahal.


3. Cek fisik dan fungsi
Agar kita tidak kecewa nantinya, periksa kondisi fisik laptop yang mau kita beli untuk mendapat gambaran seperti apa perlakuan pemilik laptop sebelumnya.

Jika kita membeli di toko, kemungkinan besar pihak toko telah membersihkannya, tapi untuk beberapa cacat akibat terbentur atau jatuh biasanya sulit untuk ditutupi.

Jangan ragu untuk menanyakan secara langsung jika kita curiga laptop tersebut pernah jatuh atau terbentur. Urungkan niat membeli jika memang kita merasa kurang yakin.

Untuk fungsi, kita dapat mencoba menggunakan keyboard, speaker, webcam, USB, slot memory card dan drive optik untuk memastikan semua fungsi berjalan dengan normal.


4. Cek baterai
Mungkin satu hal yang paling sulit adalah mengetahui kondisi baterai pada laptop. Pada beberapa laptop seperti Apple MacBook dan Lenovo ThinkPad, terdapat software untuk mengetahui berapa kali baterai laptop tersebut telah mengalami pengisian. Karena rata-rata baterai laptop dirancang bertahan sampai 1000 kali pengisian.

Jika tidak ada software tersebut, cobalah menyalakan laptop tanpa terhubung ke charger dan jalankan beberapa aplikasi. Perhatikan indikator baterai. Jika berkurang drastis, kemungkinan baterai kurang prima dan kita harus membeli baterai baru yang harganya masih cukup tinggi.


5. Ekspektasi harga
"Berapa harga yang wajar...?"
Jika model laptop bekas yang ingin dibeli masih dijual di pasaran, maka selisih harganya berkisar antara 20-30 %, tergantung kondisi, merek, kelengkapan, dan masa garansi laptop tersebut.

Untuk produk yang sudah tidak dijual lagi, agak sulit menentukan harga yang pas. Sebab, biasanya model laptop yang sudah discontinued (tidak diproduksi lagi), tidak diturunkan harganya. Padahal harga model laptop penggantinya (dengan spesifikasi lebih tinggi) biasanya dijual dengan kisaran harga yang sama. Sebaiknya Anda mengurangi minimal 35% dari harga terakhir.


6. Cara transaksi (jika membeli secara online)
Apabila kita membeli laptop yang diiklankan di forum di Internet, sebaiknya kita memilih transaksi tunai saat bertemu langsung (bahasa kerennya COD, cash on delivery).

Bagi yang tinggal di luar kota, sebaiknya gunakan perantara terpercaya untuk melakukan transaksi. Hindari penjual yang mendesak untuk mengirim uang terlebih dahulu, kecuali memang Anda telah mengenalnya.

~=---------------=~

Nah, itulah tips sukses membeli sebuah laptop bekas. Membeli laptop bekas memang membutuhkan ketelitian dan kesabaran ekstra. Jadi, kita jangan terburu nafsu jika melihat barang yang sepertinya dibandrol terlalu murah. Sebaiknya periksa dulu dengan benar apakah laptop tersebut dalam keadaan yang baik.

Jadi, kata kuncinya adalah : sabar dan teliti.


*.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*







Visit Wahyudi Blog !

Sumber : http://id.spesial.yahoo.com/blogs/techguide/kiat-dasar-membeli-laptop-bekas.html