Postingan kali ini aku akan membahas bagaimana sih sebuah Perguruan Tinggi dapat dikatakan sebagai Perguruan Tinggi Idaman.
Tulisan ini juga diikutkan dalam Lomba Blog UII dengan tema "Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman".
Buat teman teman yang ingin ikut dapat juga menulis bagaimana sih definisi perguruan tinggi di Blog masing masing. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di sini : http://blog.kompetisi.uii.ac.id/

.:: PERGURUAN TINGGI IDAMAN ::.


        Seperti biasa, setiap tahun sebelum ujian nasional hingga kelulusan sekolah menengah atas tiba, banyak calon mahasiswa yang sibuk mengikuti ujian masuk untuk dapat diterima di sebuah perguruan tinggi idaman, perguruan tinggi yang nantinya bakal menjadi tempat belajar selanjutnya hingga saatnya wisuda menjelang yang menandakan telah tamatnya belajar dan menyandang gelar sarjana.

Lantas bagaimanakah perguruan tinggi idaman itu ?



Perguruan Tinggi Idaman itu...

  • Adalah sesuatu yang diidam-idamkan bagi mereka yang ingin melanjutkan sekolah demi menuntut ilmu yang lebih tinggi.

  • Adalah sesuatu yang membanggakan bagi mereka yang berhasil masuk dan menjadi warga dari sebuah perguruan tinggi idaman.

  • Adalah sesuatu yang menarik perhatian banyak orang dan menjadi sorotan bahkan panutan bagi perguruan tinggi lain.

  • Dan adalah alasan untuk tetap melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

Sebuah perguruan tinggi idaman pastilah mempunyai karisma yang membuat banyak orang ingin melanjutkan studi disana.

Banyak orang/calon mahasiswa berusaha mati matian agar dapat diterima di Perguruan Tinggi Idaman. Berbagai cara pun dilakukan demi diterima disebuah Perguruan Tinggi Idaman.

Lalu bagaimanakah sebuah Perguruan Tinggi dapat dikatakan sebagai Perguruan Tinggi Idaman ?
Menurut saya pribadi agar dapat dikatakan sebagai Perguruan Tinggi Idaman adalah sebagai berikut :

Pintu masuk UII
   Perguruan Tinggi Idaman tentunya memiliki Gedung gedung yang nyaman untuk belajar dengan suasana sekitar yang juga mendukung. Maksudnya adalah dimana gedung yang dipakai untuk belajar haruslah dapat dirasa nyaman tidak sumpek, suasana sekitar kampus juga haruslah mendukung dimana lingkungan kampus haruslah bersih, rapi juga jauh dari kebisingan agar mahasiswa dapat merasa nyaman dalam beraktivitas. Dapat dibayangkan bagaimana bila tengah asik asiknya belajar lalu konsentrasi terpecah gara gara suara bising kendaraan karena bersebelahan dengan jalan raya atau karena suara mesin yang disebabkan kampus berada di dekat pabrik. Pasti hal demikian akan sangat mengganggu, lain halnya dengan suasana pedesaan, udara segar dan jauh dari keramaian, pasti akan sangat efektif untuk belajar.

Salah satu fasilitas berupa komputer
yang terkoneksi internet.
   Perguruan Tinggi Idaman tentu memiliki fasilitas yang lengkap sebagai sarana pendukung dalam memahami apa yang diajarkan oleh dosen di dalam kelas. Misal laboratorium, komputer dengan koneksi internet, WiFi, perpustakaan dan sebagainya. Mempunyai kopma, kantin yang nyaman, mushola, toilet yang bersih, bahkan tempat parkir kendaraan yang nyaman.

Belajar tidak harus selalu di kelas,
di luar kelas pun dapat dilakukan.
   Sistim Perguruan Tinggi Idaman dalam melakukan kegiatan belajar tentunya mempunyai daya tarik tersendiri bagi mahasiswanya agar minat belajar semakin bertambah. Sistem pembelajaran yang monoton dapat menurunkan minat bahkan cenderung membosankan bagi banyak mahasiswa. Seharusnya sistem belajar di Perguruan Tinggi tidak lagi sama seperti di bangku sekolah dimana guru menerangkan dan murid mendengarka. Namun dibutuhkan inovasi inovasi yang berbeda agar tidak terkesan monoton dan membosankan. Sistim pembelajaran yang terpusat kepada mahasiswanya akan membuat mahasiswa itu sendiri akan merasa tertantang dalam melakukan proses belajar. Maksudnya terpusat adalah dimana mahasiswa dituntut aktif dalam setiap pembelajaran dantidak lagi dosen yang menerangkan tapi mahasiswa yang harus mencari tau sendiri, jadi tugas dosen hanyalah membimbimg mahasiswa itu sendiri. Inovasi inovasi disini maksudnya adalah mahasiswa tidak selalu belajar di dalam kelas namun bisa di halaman, taman, perpustakaan atau tempat tempat tertentu yang dapat menggugah minat belajar mahasiswa. Nah, yang perlu diperhatikan adalah setiap mata kuliah haruslah dipegang oleh dosen yang memang benar benar berkompeten dibidangnya. Jadi seorang dosen memegang satu mata kuliah agar benar benar terfokus bukannya satu dosen memegang banyak mata kuliah.

Pasukan Marching Band
   Layaknya ekstra kurikuler di bangku sekolah, Perguruan Tinggi Idaman haruslah memiliki suatu wadah yang memadai bagi mahasiswa dalam berkativitas, berkreasi, berorganisasi. Misalnya seperti BEM, LEM, Marching Band, Pecinta Alam, Bela Diri, Bidang Keagamaan dan sebagainya. Jadi mahasiswa tidak hanya belajar saja namun mahasiswa dapat melakukan aktivitas sosialnya dan menumbuhkan minatnya pada bidang bidang tertentu di luar jam kuliah. Hal ini dapat mengurangi rasa jenuh mahasiswa dan juga dapat menghindarkan mahasiswa dari hal hal yang bersifat negatif. Dengan demikian mahasiswa tidak akan dengan mudah membuat kerusuhan, tawuran sesama mahasiswa satu universitas, dan yang terpenting adalah jangan sampai mahasiswa melakukan demonstrasi yang rusuh/anarkis yang dapat merusak nama Perguruan Tinggi sebagai Perguruan Tinggi Idaman.

Dengan pemberian beasiswa,
diharapkan mampu untuk menumbuhkan
semangat mahasiswa dalam berprestasi.
   Nah, ini nih... ini juga penting, yaitu biaya yang terjangkau oleh semua pihak. Memang, jika berbicara mengenai biaya pasti akan sangat sulit mengingat kebutuhan kebutuhan dalam Perguruan Tinggi selalu naik hal ini bisa dikarenakan untuk menambah/memperbaiki fasilitas fasilitas utama maupun pendukung agar tercipta Perguruan Tinggi yang lebih baik. Walaupun begitu, alangkah baiknya bila sebuah Perguruan Tinggi itu memberikan penghargaan bagi mereka yang tidak mampu namun prestasinya dinilai baik serta mahasiswa berprestasi lainnya dengan cara memberikan beasiswa.

SDM yang baik membawa
masa depan yang cerah.
   Perguruan Tinggi Idaman itu tentu dapat mencetak SDM-SDM yang berkualitas, SDM yang mampu bersaing, bahkan SDM yang tidak hanya bergantung dengan orang lain namun SDM yang dapat berdiri sendiri. Dengan banyaknya mencetak SDM yang berkualitas tentunya dapat membawa pengaruh positif bagi Perguruan Tinggi tersebut. Sehingga kepercayaan masyarakat akan mutu dan kualitas pendidikan di Perguruan Tinggi tersebut akan semakin meningkat dengan demikian Perguruan Tinggi tersebut secara tidak langsung akan menjadi Perguruan Tinggi favorit/Idaman.

Selain dari poin poin tadi, saya juga ingin memberikan pendapat bahwa Perguruan Tinggi Idaman "tidak hanya milik mahasiswa" saja namun juga milik seluruh dosen pengajar, pegawai/karyawan, juga milik masyarakat sekitar.

"Mengapa begitu...?"
karena, Perguruan Tinggi tersebut adalah tempat dimana dosen mengabdikan waktu waktunya dalam separuh hidupnya hanya untuk memberikan ilmu yang berguna bagi mahasiswanya, juga bagi karyawan yang rela menghabiskan sebagian hidupnya demi kelancaran dalam setiap aktivitas dalam sebuah Perguruan Tinggi tersebut.
Sehingga apabila suasana sebuah Perguruan Tinggi tersebut dapat dirasakan nyaman untuk bekerja/beraktivitas maka Perguruan Tinggi tersebut dapat menjadi Perguruan Tinggi Idaman bagi karyawan maupun dosen untuk bekerja.
Begitu juga dengan masyarakat sekitarnya, apabila sebuah perguruan tinggi tersebut turut serta memberikan kontribusinya bagi masyarakat sekitar dan memberikan manfaat maka Perguruan Tinggi tersebut akan mereka anggap sebagai Perguruan Tinggi Idaman karena telah turut serta dalam mensejahterakan masyarakat sekitar khususnya.
Sehingga Perguruan Tinggi tersebut akan tetap ada di hati mereka.

        Menurut saya pribadi, itu tadi adalah hal hal yang umum agar dapat disebut sebagai Perguruan Tinggi Idaman dan saya telah mendapatinya di Perguruan Tinggi dimana saya kuliah saat ini. Yah, walaupun pendapat orang lain berbeda beda mengenai Perguruan Tinggi saya saat ini tetapi saya bangga dapat masuk di Perguruan Tinggi Idaman ini. Bukannlah karena namanya yang besar, bukanlah karena Perguruan Tinggi tersebut "Swasta" atau "Negeri", "Besar" atau "Kecil" tetapi saya melihat dari sisi nyaman atau tidaknya, bermutu atau tidaknya sebuah Perguruan Tinggi tersebut. Selain itu juga keramahan dari setiap warganya baik itu para pegawainya, dosen dosen pengajarnya maupun mahasiswa itu sendiri yang membuat Perguruan Tinggi menjadi Istimewa.

Oh ya, tambahan sedikit buat yang akan/telah masuk di Perguruan Tinggi Idaman :
Banyak Perguruan Tinggi yang tercoreng namanya akibat tingkah laku mahasiswanya yang tidak menjaga almamaternya dengan baik. Sering mahasiswa berbuat seenaknya saja di dalam maupun di luar kampus, demonstrasi yang tidak tertib bahkan saling serang antar mahasiswa yang masih dalam satu Perguruan Tinggi karena hal hal sepele.

Ayolah teman...
kita ini mahasiswa, berikanlah contoh yang baik pada semua orang bahwa kita sebagai orang terdidik mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, jangan kita coreng nama almamater kita, jangan rusak diri kita sendiri,

hargailah teman...
banyak diluar sana orang orang yang ingin kuliah tetapi mereka tak sanggup akan biayanya. Syukurilah wahai mahasiswa karena kita diberikan kesempatan untuk dapat sekolah lebih tinggi.

Jadilah orang yang berguna bagi banyak orang, berikanlah manfaat yang sebanyak banyaknya maka ilmu yang kamu peroleh tidaklah sia sia.


*.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*







Visit Wahyudi Blog !