Musim libur panjang akan segera tiba.

Saat saat inilah yang paling ditunggu tunggu banyak orang untuk jalan jalan, piknik bersama keluarga maupun teman teman.

Sebenarnya untuk alternatif tempat wisata, di Indonesia banyak sekali tempat tempat wisata yang menarik.

Nah, disini saya ingin memberikan beberapa tempat pilihan yang tak kalah menarik dari tempat tempat wisata di Luar negeri.

  1. Lapangan Banteng, Jakarta

    Spoiler for gambarnya:
    Di zaman Belanda taman ini bernama Waterloo Plein namun oleh penduduk Jakarta disebut sebagai taman Lapangan Singa karena adanya patung berbentuk singa. Setelah peristiwa pembebasan Irian Barat maka ditengah taman dibangun Monumen Pembebasan Irian Barat dan namanya diubah menjadi taman Lapangan Banteng, bantengg merupakan salah satu satwa asli Indonesia.

    Sekitar tahun 1980-an taman ini sempat dipergunakan sebagai terminal bus untuk rute dalam dan luar kota. Pada tahun 1993 fungsi Lapangan Banteng dikembalikan lagi sebagai ruang terbuka hijau kota. Taman kota yang luasnya kurang lebih 4,5 hektar dan dapat dipergunakan untuk berbagai macam kegiatan, antara lain :

    • Tempat rekreasi dan bersantai bagi warga kota
    • Tempat pameran untuk swasta, instansi Pemerintah maupun perorangan, misalnya pameran flora dan fauna, lukisan atau pameran lain yang dapat dilangsungkan di taman.
    • Tempat olah raga, jalan kaki, senam kesegaran jasmani, dan latihan seni bela diri.
    • Tempat pengenalan berbagai jenis tanaman rempah-rempah.
    • Tempat untuk menyelenggarakan lomba satwa, temu wicara, sarasehan, dan lain-lain.

  2. Pulau Derawan, Berau, Kalimantan Timur

    Spoiler for gambarnya:


    Pulau Derawan terletak di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur Satuan morfologi Pulau Derawan adalah dataran pantai bertopografi datar. Pantai pasir memiliki kemiringan lereng sekitar 7° - 11° dengan lebar 13,5 - 20 meter.

    Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Terdapat beraneka ragam biota laut di sini, diantaranya cumi-cumi (cuttlefish), lobster, ikan pipa (ghostpipe fish), gurita (bluering octopus), nudibranchs, kuda laut (seahorses), belut pita (ribbon eels) dan ikan skorpion (scorpionfishes).

    Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai "Blue Trigger Wall" karena pada karang dengan panjang 18 meter tersebut banyak terdapat ikan trigger (red-toothed trigger fishes).

  3. Puncak Jaya Wijaya Mountain, Papua

    Spoiler for gambarnya:
    Pegunungan Jayawijaya adalah nama untuk deretan pegunungan yang terbentang memanjang di tengah provinsi Papua Barat dan Papua (Indonesia) hingga Papua Newguinea di Pulau Irian. Deretan Pegunungan yang mempunyai beberapa puncak tertinggi di Indonesia ini terbentuk karena pengangkatan dasar laut ribuan tahun silam. Meski berada di ketinggian 4.800 mdpl, fosil kerang laut, misalnya, dapat dilihat pada batuan gamping dan klastik yang terdapat di Pegunungan Jayawijaya. Karena itu, selain menjadi surganya para pendaki, Pegunungan Jayawijaya juga menjadi surganya para peneliti geologi dunia.

    Pegunungan Jayawijaya juga merupakan satu-satunya pegunungan dan gunung di Indonesia yang memiliki puncak yang tertutup oleh salju abadi. Meskipun tidak seluruh puncak dari gugusan Pegunungan Jayawijaya yang memiliki salju. Salju yang dimiliki oleh beberapa puncak bahkan saat ini sudah hilang karena perubahan cuaca secara global.

  4. Pantai Parai, Kota Sungailiat, Bangka

    Spoiler for gambarnya:


    Pulau Bangka biasa dikaitkan dengan timah. Padahal, Bangka juga kaya pantai dengan pemandangan eksotis. Bahkan, pantai di Bangka banyak pula yang menyimpan terumbu karang menawan. Pantai Parai Tenggiri salah satunya.

    Parai Tenggiri terletak di Sungailiat, ibu kota Kabupaten Bangka, sekitar 30 km arah utara Pangkal Pinang. Mencapai area wisata andalan Provinsi Bangka Belitung itu relatif mudah karena ada Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang.

    Hanya butuh 55 menit perjalanan ke Bandara Depati Amir dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta.

    Di kawasan itu, terumbu karang tampak jelas dari dasar perahu yang tembus pandang. Sebab, kedalaman air hanya 4-5 meter. Asal air tidak sedang pasang, terumbu karang bisa dinikmati dengan mata telanjang.

    Bagi yang hobi menyelam, kawasan di sekitar puing kapal PT Timah yang tenggelam beberapa puluh tahun silam itu merupakan surga dengan keindahan luar biasa. Terumbu karang empat warna tumbuh di kawasan itu. Ada yang berwarna biru, merah, kuning, serta hijau-putih.

    Untuk menikmati terumbu karang di kawasan seluas sekitar satu hektare itu, penyelam cukup menggunakan peralatan selam seada­nya. Sebab, perairan di sana cukup dangkal.

  5. Kawah Ijen, Jawa Timur

    Spoiler for gambarnya:


    Kawah Ijen terletak di puncak Gunung Ijen yang merupakan salah satu dari rangkaian gunung berapi di Jawa Timur seperti Bromo, Semeru, dan Merapi. Gunung Ijen terletak di sebelah timur Gunung Merapi (di Jawa Timur juga terdapat gunung yang memiliki nama yang sama dengan gunung di Jawa Tengah yaitu Gunung Merapi). Kawasan Wisata Kawah Ijen atau Cagar Alam Taman Wisata Ijen terletak di wilayah Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso.

    Kawah Ijen terletak di ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut. Yang menarik adalah kawah ini terletak di tengah kaldera yang terluas di Pulau Jawa. Ukuran kaldera sekitar 20 kilometer. Ukuran kawahnya sendiri sekitar 960 meter x 600 meter dengan kedalaman 200 meter. Kawah ini terletak di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera.

    Mengapa Kawah Ijen merupakan salah satu kawah paling asam terbesar di dunia? Tahukah Anda berapa derajat keasaman (pH) dari kawah ini? Kawah ini memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi yaitu mendekati nol sehingga bisa melarutkan tubuh manusia dengan cepat. Selain itu, suhu kawah yang mencapai 200 derajat celcius menambah takjub akan kawah yang sangat besar ini. Namun, dibalik angka-angka yang membuat rasa takut tersebut, ternyata kawah ini menyajikan pesona keindahan yang juga menakjubkan. Keindahan apa saja yang bisa Anda dapatkan di Kawah Ijen?

  6. Pulau Samosir, Sumatera Utara

    Spoiler for gambarnya:


    Pulau Samosir, siapa yang tidak mengenalnya? Pulau yang terletak ditengah-tengah Danau Toba. Pulau Samosir itu sendiri dikelilingi oleh pegunungan, kemana pun mata kita memandang kita akan selalu menemukan pegunungan. Tak heran udara di sana pun sangat dingin. Mengingat Pulau Samosir terletak di dataran tinggi sekitar 700 " 1.995 mdpl.

    Untuk menuju ke Pulau Samosir itu sendiri dapat di tempuh dengan dua cara, yang pertama kita dapat menyeberang danau Toba melalui Ajibata dan yang kedua kita dapat melewati Brastagi. Keduanya tinggal anda yang menentukan. Keindahan Pulau Samosir akan membuat anda terbuai oleh hijaunya gunung dan sejuknya udara. Anda akan benar-benar merasa segar kembali setelah melewati satu malam di Pulau Samosir.

    Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan Anda dapat berjalan-jalan mengelilingi Pulau Samosir, anda dapat memancing di pinggir danau Toba dan anda dapat mengunjungi objek-objek wisata yang ada disana. Atau anda dapat mencuci mata di daerah Tomok.

    Tips
    • Udara Pulau Samosir bila malam sangat dingin, bagi anda yang tidak terbiasa dengan udara dingin jangan lupa membawa jacket yang tebal.
    • Teliti dalam memilih tempat makan.

  7. Pulau Komodo

    Spoiler for gambarnya:


    Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah barat Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.

    Secara administratif, Pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

    Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di Pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan Pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.

    Selain komodo, Pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.


*.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*




Visit Wahyudi Blog !

Spoiler for Sumber:
  • http://www.jakarta.go.id/v70/index.php/en/taman-kota/523-taman-lapangan-banteng
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Derawan
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Pegunungan_Jayawijaya
  • http://ngebolang.wordpress.com/2010/04/25/terumbu-karang-yang-menawan-di-parai-tenggiri-bangka-belitung/
  • http://kumpulan.info/wisata/tempat-wisata/53-tempat-wisata/250-kawah-ijen.html
  • http://www.budpar.go.id/page.php?ic=55&id=1283