Spesies jamur dari bioluminescent yaitu "Neonothopanus gardneri". Jamur ajaib ini, kenapa ajaib...? ya karena jamur ini bisa menyala di kegelapan sudah tak terlihat lagi selama 170 tahun, dan kini jamur itu telah ditemukan kembali di Brazil.


Jamur bercahaya ini sangat jarang sekali ditemukan di alam bebas. Saat ini diketahui hanya ada 71 spesies jamur yang dapat bercahaya di kegelapan namun jamur yang satu ini berbeda dari jamur bercahaya lainnya karena cahaya yang dihasilkannya lebih cerah dan lebih terang.

Diantara jamur jamur yang paling bersinar, jamur inilah yang memancarkan sinar / cahaya berwarna hijau paling kuat. Misalkan kita sedang membaca koran di suatu ruangan yang gelap, kita cukup membawa sebuah jamur ini maka kita akan bisa membaca setiap kata yang tertulis di koran tersebut.

Para ilmuan terakhir kali mengetahui keberadaan jamur ini sekitar tahun 1840, ketikan seorang ahli botani dari inggris bernama George Gardner melihat anak laki laki bermain main dengan benda bercayaha hijau cerah di jalan jalan sebuah desa di Goiás, Brazil.
Visit wahyudi blog!
Kemudian Gardner mengirimkan contoh jamur tersebut ke pusat penelitian "Royal Botanical Gardens" di Inggris. Selanjutnya setelah diteliti disana, mereka menyatakan kalau contoh jamur yang dikirimkan Gardner tersebut adalah spesies yang belum dikenal. Karena itulah mereka menamakannya sesuai dengan nama Gardner yaitu "Agaricus gardneri".

Semenjak itu sudah tidak ada lagi laporan mengenai penemuan besar tersebut.

Ahli kimia dari Brazil, "Cassius Stevani" pertama kali mendengar kabar tentang keberadaan jamur ini pada tahun 2001/2002 dari sebuah email yang dikirimkan dari Brazil.

Tetapi tidak sampai bulan febuari 2005, dia telah banyak sekali mendapatkan data data dari spesies jamur tersebut dari ilmuan bernama Patricia Izar dari São Paulo University di Brazil dan Dorothy Fragaszy dari University of Georgia di Athena.
viruspintar.blogspot.com
Suatu ketika mereka sedang mempelajari perilaku sekelompok monyet di Piauí, Brazil, saat ilmuan ini hendak kembali ke kamp mereka, mereka menemukan jamur yang tumbuh di dasar pohon palm.
. . . . .
Kelompok ilmuan ini melihat adanya unsur kimia yang memungkinkan jamur ini mengeluarkan cahaya terang, jelas ini merupakan suatu mekanisme yang masih misterius. Atas penemuan kembali jamur ini, mereka kemudian membuat perbandingan antara empat garis keturunan utama jamur yang bercahaya ini.

Ilmuan ini sudah berusaha untuk memahami apakah kemampuan jamur ini untuk memancarkan cahaya telah berkembang berkali kali atau hanya mengalami sekali perubahan saja karena jamur ini masih terikat atau berasal dari nenek moyang yang sama. Analisis kimia menunjukkan bahwa untuk menghasilkan cahaya, jamur ini berbagi unsur kimia untuk memproduksi suatu cahaya yang cerah dengan demikian ini berarti telah menunjukkan bahwa jamur ini telah berevolusi sejak awal.

Hanya ada 71 spesies jamur yang dapat mengeluarkan cahaya dari sekitar 100.000 spesies jamur yang telah diketahui / dikenal.

Berikut adalah beberapa gambar gambar dari spesies jamur jamur bercahaya.

Panellus stipticus, ditemukan di Amerika Utara

Spesies Mycena, bercahaya di malam hari - timur Australia






Sumber : USA Today

 *.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*





Visit Wahyudi Blog !