" Penting bagi pemasar mempertimbangkan sektor ini guna menyusun strategi karena banyak konsumen orang kaya yang menghabiskan uang dengan belanja online "
201220141120-orang-kaya.jpg

Bila Anda harus menebak apa saja merek mobil top yang dibeli orang terkaya Amerika Serikat (AS)? Anda mungkin akan menebak Mercedes, BMW, Bentley.

Akan tetapi menurut laporan Martini, sebuah studi yang dilakukan Ipsos MediaCT dan Martini Media, maka jawaban Anda salah.

Di antara konsumen yang menghasilkan pendapatan sekitar US$ 100 ribu per tahun, merek mobil yang paling banyak dimiliki adalah Ford, Toyota, Honda, Chevy dan Nissan. Tak hanya itu saja, konsumen kaya ini juga belanja di Amazon, Target, dan Walmart.

"Tentu saja target utama orang kaya juga toko kelas atas, tapi Anda juga bisa pergi ke hampir semua outlet, dan lingkungan ritel lainnya, dan menemukan orang kaya menghabiskan uangnya di tempat tersebut".

Tujuan laporan ini untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bagaimana orang kaya menghabiskan dananya sehingga pencapaian merek tertentu dalam sebuah iklan untuk orang kaya dapat tercapai. Selain itu, salah satu hasil besar temuan dari penelitian ini menunjukkan orang kaya juga sebenarnya sama seperti masyarakat biasa.

Mereka membeli merek utama di samping merek-merek mewah, dan pada akhir pekan mereka mencari sesuatu iklan dan promosi yang relevan dan menghibur. Lalu apa yang membedakan mereka? Bagaimana pun juga jumlah dari berapa banyak pengeluaran nasional yang dikeluarkan jadi salah satu perbedaannya.

Biasanya orang kaya menghabiskan uangnya sekitar 65 persen untuk kapal pesiar, lalu sekitar 60 persen untuk beli jas, 54 persen untuk hotel, 52 persen untuk tiket pesawat, 47 persen untuk video online dan 42 persen untuk mobil baru.

Dalam penelitian tersebut juga menemukan kalau merek juga menjadi pertimbangan. Adapun temuan utama lainnya yaitu kalau orang kaya begitu hiper teknologi.

"Gaya hidup mereka berkaitan dengan teknologi. Mereka berpikir tentang kehidupan mereka untuk terkait dengan teknologi,"

Hal itu menunjukkan kalau orang kaya menghabiskan uangnya dengan belanja online. Sekitar 67 persen konsumen orang kaya menyatakan belanja online dalam seminggu terakhir.

Menurut Ipsos, 70 persen orang yang menghasilkan pendapatan US$ 100 ribu per tahun mengunjungi Amazon dalam 30 hari terakhir. Ini kategori sama untuk pembelian tiket pesawat, pakaian wanita dan aksesoris, pemesanan hotel, tiket acara dan buku-buku tentang komputer.

Selain itu mereka juga membeli musik, aplikasi, games, dan tiket acara lewat smartphone. Konsumen orang kaya yang menghabiskan banyak uang dengan membeli online maka penting bagi pemasar untuk mempertimbangkan sektor ini untuk menyusun strategi. Baca selengkapnya hanya di http://viruspintar.blogspot.com/


 *.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*






Visit Wahyudi Blog !